Jumat, 18 Januari 2013

Tesis Manajemen Keuangan 4 Tentang Kebijakan Dividend Payout Ratio

Tesis Manajemen Keuangan pdf
Tesis Manajemen Keuangan pdf ini lengkap dalam format PDF dan Microsoft Word yang Full Edited ( bisa diedit pakai Ms Word ) bisa anda gunakan sebagai Referensi. Lengkap dimulai dari Bab 1 sampai Bab 5 semuanya untuk anda. Jika anda berminat untuk memiliki tesis ini silahkan kontak admin 0812 20 421 431. Di blog ini saya hanya menampilkan Bab 1 nya saja, karena hal ini untuk mempersingkat penulisannnya saja. semoga bermanfaat.

Tesis Manajemen Keuangan pdf ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBIJAKAN DIVIDEND PAYOUT RATIO


1.1. LATAR BELAKANG
Tesis Manajemen Keuangan pdf Kebijakan dividen sangat penting karena mempengaruhi kesempatan investasi perusahaan, harga saham, struktur finansial, arus pendanaan dan posisi likuiditas. Dengan perkataan lain, kebijakan dividen menyediakan informasi mengenai performa (performance) perusahaan. Oleh karena itu, masing-masing perusahaan menetapkan kebijakan dividend yang berbeda-beda, karena kebijakan dividen  berpengaruh terhadap nilai perusahaan dalam membayar dividen  kepada para pemegang sahamnya, maka perusahaan mungkin tidak dapat mempertahankan dana yang cukup untuk membiayai  pertumbuhannya di masa mendatang. Tesis Manajemen Keuangan pdf Sebaliknya, maka saham perusahaan menjadi tidak menarik bagi perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan harus dapat mempertimbangkan antara besarnya laba yang akan ditahan untuk mengembangkan perusahaan (Nurmala,2006: p.18).
Saxena (1999: p.3) mengemukakan bahwa isu tentang dividen  sangat penting dengan berbagai alasan antara lain:Pertama, perusahaan menggunakan dividen  sebagai cara untuk memperlihatkan kepada pihak luar atau calon investor sehubungan dengan stabilitas dan prospek pertumbuhan perusahaan di masa yang akan datang. Kedua, dividen memegang peranan penting pada struktur permodalan perusahaan. 
Tesis Manajemen Keuangan pdf Dalam menetapkan kebijakan dividen, seorang manager keuangan menganalisis sampai seberapa jauh pembelanjaan dari dalam perusahaan sendiri yang akan dilakukan oleh perusahaan dapat dipertanggungjawabkan. Hal ini mengingat bahwa hasil operasi yang ditanamkan kembali dalam perusahaan sesungguhnya adalah dana pemilik perusahaan yang tidak dibagikan sebagai dividen. Oleh sebab itu, atas dasar pertimbangan antara risiko dan hasil, perlu diputuskan apakah lebih baik hasil operasi tersebut dibagikan saja sebagai dividen ataukah ditanamkan kembali dalam bentuk laba ditahan, yang merupakan sumber dana permanen yang perlu dipertimbangkan pemanfaatannya di dalam perluasan dan pengembangan usaha perusahaan (Dharmastuti, Stella, dan Eviyanti,2003: p.1).
Tesis Manajemen Keuangan pdf Myers (1984) dalam Myers dan Majluf (1984) menyatakan bahwa perusahaan mempunyai kecenderungan untuk menentukan pemilihan sumber pendanaan  yaitu dengan internal equity dahulu. Apabila internal equity  dianggap tidak mencukupi baru menggunakan external. Penggunaan external finance sendiri pertama-tama menggunakan hutang, apabila hutang tidak mencukupi baru kemudian perusahaan menggunakan external equity. Internal equity yang diperoleh dari laba ditahan merupakan sumber pendanaan yang lebih baik dibanding hutang karena tidak mempunyai risiko. Hutang merupakan sumber dana lebih bagi dibandingkan penerbitan saham baru, meskipun keduanya mempunyai risiko, tetapi risiko hutang lebih kecil dibandingkan dengan penerbitan ekuitas baru.
 Menurut teori residual dividen, perusahaan akan membayarkan dividen kepada pemegang saham hanya jika perusahaan tersebut sudah tidak mempunyai kesempatan melakukan suatu investasi yang menguntungkan, dalam hal ini net present value yang positif. Chang dan Ree (1990), yang meneliti 508 perusahaan dengan menggunakan lima variabel yang terdiri dari : asset growth potential, earning variability, debt to equity ratio, non debt tax shields, firm size dan return on asset tahun sebelumnya selama 19 tahun periode 1969-1987. Untuk konsistensi dengan teori dan pengujian secara empirik pada faktor-faktor penting yang berpengaruh pada pembayaran dividen, sebagai variabel dependen dan hubungannya dengan variabel independen, Tesis Manajemen Keuangan pdf Chang dan Rhee (1990) menggambarkan sifat dan hubungan yang terjadi antara variabel dependen dengan variabel independen dengan hasil penelitian terhadap asset growth, semakin tinggi tingkat petumbuhan perusahaan maka semakin banyak dana yang dibutuhkan oleh perusahaan tersebut untuk investasi, sehingga dana yang tersedia dari laba akan ditahan sebagai retained earnings dan tidak dibayarkan sebagai dividen.
Pada umumnya para investor mempunyai tujuan utama untuk meningkatkan kesejahteraannya yaitu dengan mengharapkan return dalam bentuk dividen  maupun capital gain. Tesis Manajemen Keuangan pdf Di lain pihak, perusahaan juga mengharapkan adanya pertumbuhan secara terus menerus untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya, yang sekaligus juga harus memberikan kesejahteraan yang lebih besar kepada para pemegang sahamnya. Tentunya hal ini akan menjadi unik karena kebijakan dividen  adalah sangat penting untuk memenuhi harapan para pemegang saham terhadap dividen , dan dari satu sisi juga tidak harus menghambat pertumbuhan perusahaan. Para investor yang tidak bersedia mengambil risiko (risk aversion) mempunyai pandangan bahwa semakin tinggi juga tingkat keuntungan yang diharapkan sebagai hasil atau imbalan terhadap risiko tersebut. Selanjutnya dividen  diterima pada saat ini akan mempunyai nilai yang lebih tinggi daripada capital gain yang akan diterima di masa yang akan datang. Dengan demikian investor yang tidak bersedia berspekulasi akan lebih menyukai dividen  daripada capital gain (Damayanti dan Achyani,2006: p.53).
Tesis Manajemen Keuangan pdf Bursa Efek Indonesia pada tahun 2005 mencatat bahwa DPR yang tertinggi adalah PT Astra Graphia,Tbk sebesar 93%. Sedangkan DPR terendah untuk tahun 2005 adalah -136% oleh PT Goodyear Indonesia,Tbk. Sedangkan pada tahun 2006, PT Metrodata Electronics,Tbk sebagai posisi terendah dalam membagikan DPR nya yaitu hanya sebesar 2%. Sedangkan perusahaan yang membagikan dividen tertinggi pada tahun 2006 adalah PT Timah (Persero),Tbk sebesar 485%. Pada tahun 2007, PT Metrodata Electronics,Tbk kembali membukukan nilai DPR terendah yaitu sebesar 2% konsisten dengan tahun sebelumnya. Sedangkan untuk perusahaan yang membagi dividen tertinggi pada tahun 2007 adalah PT Sepatu Bata,Tbk sebesar 239 %. Perkembangan DPR ini dapat dilihat pada lampiran 1.
 Berdasarkan Indonesian Capital Market Directory 2008 (ICMD 2008), data empiris mengenai variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: variabel independen terdiri dari cash ratio, growth, firm size, ROA, DTA, dan DER serta variabel independen DPR, secara rata-rata pada perusahaan
sampel yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2005-2007 dapat
dilihat pada tabel 1.1  di bawah ini:
TABEL 1.1RATA-RATA ENAM VARIABEL INDEPENDEN DAN VARIABEL DPR PERUSAHAAN SAMPEL YANG TERDAFTAR DI BEI
(PERIODE 2005-2007)

Variabel     2005     2006     2007
Cash Ratio(%)     62     46     55
Growth(%)     14     11     22
Firm size(%)     14     14     14
ROA (%)     8     9     12
DTA(%)     47     48     47
DER(%)     1.08     1.18     1.42
DPR (%)     31     55     44

Sumber: data ICMD 2008 yang sudah diolah  Tesis Manajemen Keuangan pdf
Berdasarkan tabel 1.1 di atas, dapat dilihat bahwa rasio DPR menunjukkan hasil yang tidak konsisten, pada tahun 2006 mengalami peningkatan menjadi 55% dibanding periode sebelumnya yaitu hanya 31%. Namun, pada periode berikutnya yaitu 2007, mengalami penurunan menjadi hanya sekitar 44%. Kemudian variabel cash ratio, mengalami fenomena terbalik dari DPR, pada periode 2006 mengalami penurunan menjadi sebesar 46% sedangkan pada periode 2007 mengalami peningkatan kembali sebesar 55%. Untuk variabel growth, pada 2006 mengalami penurunan dari periode sebelumnya yaitu menjadi sebesar 11% dan meningkat di periode berikutnya 2007 menjadi 22%. Pada periode 2006, untuk variabel firm size, ROA, DTA, dan DER masing-masing mengalami peningkatan dari periode sebelumnya. Begitu juga untuk periode berikutnya yaitu 2007, variabel firm size, ROA, dan DER mengalami peningkatan dari periode  2006, hanya variabel DTA saja yang mengalami penurunan pada periode 2007 ini.
Tesis Manajemen Keuangan pdf Penelitian terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi kebijakan pembagian dividen payout ratio sudah banyak yang dilakukan. Winatha (2001) mengatakan bahwa berdasarkan pengkajian yang dilakukan terhadap pengaruh variabel bebas terhadap kebijakan dividen  (DPR) di perusahaan manufaktur ternyata hanya variabel Earning per share, growth of sale, dan corporate tax yang mempunyai pengaruh langsung terhadap kebijakan dividen  (DPR). Artinya dalam mengambil kebijakan dividen  dalam perusahaan manufaktur harus mempertimbangkan earning for share, growth of sale, dan corporate tax. Risaptoko (2007) dalam penelitiannya terhadap perusahaan yang terdaftar di BEJ yang sahamnya ikut dimiliki manajemen dan yang tidak dimiliki manajemen menyatakan bahwa cash ratio berpengaruh positif terhadap dividen payout ratio, debt to total asset juga berpengaruh positif terhadap dividen  payout ratio, variabel growth tidak berpengaruh signifikan terhadap DPR, begitu juga dengan variabel size tidak berpengaruh terhadap DPR, dan ROA tidak berpengaruh terhadap DPR.
Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Dhatt (2000) diperoleh hasil bahwa ada hubungan antara Debt Equity Ratio dengan  dividen  payout ratio. V Hubungannya bisa positif atau negatif tergantung jenis perusahaannya. Penelitian yang dilakukan oleh Hairani (2005) melakukan penelitian untuk mengetahui variabel-variabel yang mempengaruhi pembagian dividen  terhadap 37 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta selama tahun 2001 sampai 2003.
Adapun variabel bebas yang digunakan adalah cash position, growth, firm size, debt to equity ratio (DER), profitability, taxe rate dan times interest earned. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembagian dividen (DPR) dipengaruhi secara signifikan oleh DER dan profitability saja. Sementara faktor yang lainnya tidak berpengaruh secara signifikan.
Tesis Manajemen Keuangan pdf Dalam penelitian yang dilakukan oleh Prihantoro (2003) terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi dividen  payout ratio yaitu posisi kas, potensi pertumbuhan, ukuran perusahaan, rasio hutang dan modal, profitabilitas, kepemilikan terhadap 148 perusahaan di Bursa Efek Jakarta  periode 1991-1996 menunjukkan bahwa hanya posisi kas, dan rasio hutang dengan modal  (yang terletak dalam klasifikasi neraca) yang memiliki pengaruh signifikan terhadap dividen payout ratio, sedangkan earning (merupakan proksi dari klasifikasi dari rugi laba) memiliki pengaruh yang kurang signifikan. 
Hatta (2002) menguji pengaruh antara pertumbuhan asset, insider ownership, free cash flow dan ukuran perusahaan terhadap dividen  payout ratio (DPR) dengan hasil penelitiannya menunjukkan bahwa hanya pertumbuhan asset yang berpengaruh signifikan positif terhadap DPR pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEJ periode 1993-1999, sementara ketiga variabel lainnya yaitu insider ownership, free cash flow, dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap DPR.
Sunarto dan Kartika (2003) dalam penelitiannya menguji pengaruh cash ratio, current ratio, DTA,ROI, dan EPS terhadap dividen  kas pada 34 perusahaan yang terdaftar di BEJ periode 1999-2000 dengan hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya EPS yang berpengaruh signifikan terhadap dividen  kas, sedangkan untuk variabel lain yaitu cash ratio, current ratio, DTA, dan ROI tidak menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan.
Tesis Manajemen Keuangan pdf Damayanti dan Achyani (2006) dalam penelitiannya terhadap perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta periode 1999-2003 menyebutkan bahwa dari variabel investasi, likuiditas, profitabilitas, pertumbuhan perusahaan dan ukuran perusahaan tidak ada satu variabel pun yang berpengaruh secara signifikan terhadap dividen  payout ratio. Hal ini bertentangan dengan penelitian yang dilakukan oleh Gill dan Green (1993) dalam Adedeji (1998) dalam Yuniningsih (2002) yang menyatakan bahwa likuiditas suatu perusahaan mempunyai pengaruh positif dengan dividen  payout ratio. Juga dengan penelitian yang dilakukan oleh Theobald (1978) yang diacu oleh Florentina (2001) dalam Yuniningsih (2002) yang menyatakan bahwa profitabilitas mempunyai pengaruh positif dengan dividen payout ratio. Yuniningsih (2002) menyatakan bahwa dari penelitiannya ditemukan bahwa investasi  berpengaruh signifikan negatif terhadap dividen  payout ratio.
Amidu dan Abor (2006) dalam penelitiannya terhadap perusahaan yang ada di Ghana, menyimpulkan bahwa terdapat hubungan positif antara dividen payout ratio dengan profitability, cash flow, dan tax. Tesis Manajemen Keuangan pdf Dan hubungan negatif antara dividen  payout ratio dengan risk, institutional holding, growth, dan matket to book value. Dari hasil tersebut, variabel yang menunjukkan hasil signifikan adalah profitability, cash flow, sale growth, dan market to book value.
Irianto (1995) dalam Satwiko,Nachrowi dan Manurung (2005) mencoba mengestimasi target dividen  payout ratio dan speed of adjustment perusahaan-perusahaan di Bursa Efek Jakarta (BEJ) dengan menggunakan model Litner. Dengan menggunakan data tahun 1986-1993, Irianto menyimpulkan bahwa rata-rata target dividen payout ratio untuk kurun waktu tersebut adalah sekitar 66%, sedangkan rata-rata speed of adjustment adalah sekitar 44%. Hal ini menunjukkan bahwa secara umum perusahaan di BEJ menganut kebijakan dividen  yang kurang stabil relatif  terhadap perusahaan di negara lain.
Parthington (1989) dalam penelitiannya tentang faktor-faktor yang dipertimbangkan dalam kebijakan deviden oleh perusahaan-perusahaan go public di Australia dengan metode kuesioner sebanyak 152 perusahaan sebagai sampel penelitian menghasilkan lima variabel yaitu Profitabilitas, Stabilitas Deviden dan Earning, Likuiditas dan Cash flow, investasi, dan pembiayaan. Kebijakan dividen tersebut terkait dengan kebijakan manajemen perusahaan. Dalam penelitian ini bermaksud menguji variabel-variabel yang berhubungan dengan hasil operasional perusahaan yang tercermin dalam laporan keuangan. Hal ini didasarkan pada pertimbangan bahwa apapun kebijakan manajemen perusahaan, hasil operasionalnya disajikan dalam laporan keuangan.
Tesis Manajemen Keuangan pdf Kumar (2007) menggunakan 40 perusahaan yang listed di BEJ dan membagikan dividen pada tahun 2003-2005 menganalisis pengaruh antara ROA, DER, IOS, Kepemilikan Manajerial dan Kepemilikan Institusional DPR. ROA berpengaruh positif signifikan, DER berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap DPR, IOS berpengaruh positif tidak signifikan, Kepemilikan Manajerial dan Kepemilikan Institusional berpengaruh positif tidak signikan terhadap DPR. Secara simultan kelima variabel independen berpengaruh secara signifikan terhadap DPR dan kelima variabel mampu menjelaskan DPR sebesar 36%.
Syahbana (2007) menggunakan 31 perusahaan yang listed di BEJ dan membagikan dividen pada tahun 2003-2005 menganalisis pengaruh antara ROA, cash ratio, DTA, Growth, dan size terhadap DPR. ROA berpengaruh positif signifikan dan DTA berpengaruh negatif signifikan terhadap DPR, sementara variabel Cash ratio dan growth mempunyai pengaruh negatif tidak signifikan dan size mempunyai pengaruh positif tidak signifikan terhadap DPR. Secara simultan kelima variabel independen berpengaruh secara signifikan terhadap DPR dan kelima variabel mampu menjelaskan DPR sebesar 17.6%.
Dengan melihat adanya permasalahan yang nampak seperti pada tabel 1.1 di atas, dan adanya inkonsistensi hasil penelitian-penelitian terdahulu, maka perlu diteliti lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi kebijakan dividen  payout ratio dengan menggunakan variabel cash ratio, growth, firm size, dan profitability, debt to total asset, dan  debt to equity ratio terhadap perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2005-2007.
1.2. RUMUSAN MASALAH Tesis Manajemen Keuangan pdf
Berdasarkan  uraian sebelumnya, terdapat fenomena empiris yaitu adanya ketidaksesuaian antara teori dengan data empiris yang ditemukan  dari masing-masing variabel baik independen maupun variabel dependen pada setiap periodenya sehingga perlu diteliti lebih lanjut faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi fenomena tersebut.
Tesis Manajemen Keuangan pdf Beberapa penelitian terdahulu juga menunjukkan hasil yang berbeda-beda. Penelitian yang dilakukan oleh Prihantoro (2003) menunjukkan bahwa posisi kas dan rasio hutang dan modal memiliki pengaruh yang signifikan terhadap dividen payout ratio. Hal ini berbeda dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Indria, Andi, dan Yuliansyah (2006) yang menyatakan bahwa cash flow tidak berpengaruh terhadap keputusan perusahaan dalam membagikan dividen. Risaptoko (2007) dalam penelitiannya terhadap perusahaan yang terdaftar di BEJ periode 2003-2005 yang sahamnya ikut dimiliki manajemen dan yang tidak dimiliki manajemen menyatakan bahwa cash ratio secara signifikan berpengaruh positif terhadap dividen  payout ratio.Anil dan Kapoor (2008) dalam penelitiannya menyatakan bahwa terdapat hubungan positif signifikan antara cashflow dengan DPR. Syahbana (2007) menggunakan 31 perusahaan yang listed di BEJ dan membagikan dividen pada tahun 2003-2005 menemukan bahwa variabel Cash ratio mempunyai pengaruh negatif tidak signifikan terhadap DPR.
Amidu dan Abor (2006) menyatakan bahwa terdapat hubungan negatif antara dividen payout ratio dengan growth. Abdullah (2001) dalam penelitiannya juga mengemukakan bahwa growth berpengaruh signifikan negatif terhadap DPR. Begitu juga dengan Adelegan (1998) yang menyatakan bahwa growth berpengaruh signifikan negatif terhadap DPR. Hal ini bertentangan dengan penelitian yang dlakukan oleh Prihantoro (2003) yang menyatakan bahwa potensi pertumbuhan tidak berpengaruh signifikan terhadap dividen  payout ratio. Hal ini diperkuat dengan penelitian yang dilakukan oleh Damayanti dan Achyani (2006) yang menyatakan bahwa variabel pertumbuhan perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap dividen payout ratio.Juga bertentangan dengan penelitian yang dilakukan oleh Hatta (2002) yang menunjukkan adanya pengaruh positif growth terhadap DPR.
Tesis Manajemen Keuangan pdf Hasil penelitian Suherli dan Harahap (2004) menyatakan bahwa variabel firm size berpengaruh secara signifikan terhadap dividen payout ratio. Winatha (2001) menyatakan bahwa variabel size of firm tidak berpengaruh langsung negatif terhadap dividen payout ratio. Hal ini sama dengan hasil penelitian dari Damayanti dan Achyani (2006) yang menyebutkan bahwa variabel ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap dividen payout ratio. Hal ini bertentangan dengan penelitian yang dilakukan oleh Chang  dan Rhee (1990) menyatakan bahwa ukuran perusahaan dinyatakan berpengaruh signifikan positif terhadap DPR.
Penelitian Amidu dan Abor (2006) menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif  signifikan antara dividen  payout ratio dengan profitability. Hasil penelitian ini sama dengan hasil penelitian dari Usman (2006) bahwa tingkat profitabilitas mempengaruhi dividen secara positif. Hal ini berbeda dengan hasil penelitian dari Prihantoro (2003) yang menyebutkan bahwa profitability tidak berpengaruh signifikan negatif terhadap dividen  payout ratio. Anil dan Kapoor (2008) menyatakan dalam penelitiannya bahwa ada hubungan positif tidak signifikan antara profitabilitas dengan dividen  payout ratio.
Siregar (2005) menyatakan dalam penelitiannya bahwa terdapat pengaruh positif antara financial leverage dalam hal ini adalah debt to total asset terhadap DPR.Hal ini bertentangan dengan penelitian yang dilakukan oleh Sugiharto (2007) yang menyatakan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan antara debt to total asset dengan DPR. Hal ini juga bertentangan dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Syahbana (2007) yang menyatakan bahwa debt to total asset berpengaruh negatif signifikan terhadap dividen  payout ratio.
Dhaat(2000) dalam penelitiannya menemukan bahwa terdapat hubungan positif antara debt to equity ratio dengan dividen  payout ratio. Hal ini sama dengan hasil peneltian Usman (2006) bahwa DER berpngaruh positif terhadap DPR. Hairani (2001) juga menyatakan bahwa pembagian dividen  dipengaruhi oleh DER dan profitability. Suharli (2006) menyatakan bahwa DER tidak berpengaruh signifikan terhadap DPR. Susilo (2006) dalam penelitiannya memperoleh hasil bahwa variabel DER berpengaruh signifikan negatif terhadap variabel dividend payout ratio.Prihantoro (2003) juga menyatakan  bahwa DER berpengaruh signifikan negatif terhadap DPR. Dari hasil penelitian terdahulu terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi dividen payout ratio dihasilkan kesimpulan yang tidak konsisten.
Tesis Manajemen Keuangan pdf Perumusan masalah dari penelitian ini adalah adanya fenomena empiris dan adanya research gap dari hasil penelitian yang inkonsisten terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi dividend payout ratio. Secara rinci permasalahan penelitian ini dapat diajukan tiga pertanyaan penelitian (research questions) sebagai berikut:
1    Apakah cash ratio, growth, firm size, profitability (ROA), debt to total asset, dan debt to equity ratio secara bersama-sama mempengaruhi dividend payout ratio perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2005-2007.
2    Apakah cash ratio, growth, firm size, profitability (ROA), debt to total asset, dan debt to equity ratio secara parsial  mempengaruhi dividend payout ratio perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia  periode 2005-2007.
3    Faktor manakah yang paling dominan dan signifikan dalam mempengaruhi dividend payout ratio perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2005-2007.

1.3. TUJUAN PENELITIAN Tesis Manajemen Keuangan pdf
Sesuai dengan permasalahan yang telah diajukan maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk :
1    Menganalisis pengaruh cash ratio terhadap dividend payout ratio
2    Menganalisis pengaruh growth terhadap dividend payout ratio
3    Menganalisis pengaruh firm size terhadap dividend payout ratio
4    Menganalisis pengaruh profitability (ROA) terhadap dividend payout ratio
5    Menganalisis pengaruh debt to total asset terhadap dividend payout ratio Tesis Manajemen Keuangan pdf

6.    Menganalisis pengaruh debt to equity ratio terhadap dividend payout ratio

1.4. KEGUNAAN PENELITIAN Tesis Manajemen Keuangan pdf
1    Menjadi bukti empiris dan memberikan kontribusi dalam memperkaya penelitian-penelitian sebelumnya;
2    Memberi informasi tentang faktor-faktor yang mempengaruhi suatu keputusan dividend payout ratio  sehingga dapat menjadi acuan untuk menentukan kebijakan dividen  yang tepat bagi emiten;
3    Tesis Manajemen Keuangan pdf Dapat menjadi salah satu sumber informasi untuk memilih investasi pada bursa saham dan mengetahui faktor apa saja yang berpengaruh terhadap kebijakan dividen  emiten.
 

1.     





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar